Senin, 01 Januari 2018

Halo 2018

Hello 2018!

Sudah ke 26 sekian kali melewati pergantian tahun Masehi. Hampir setiap tahun, beberapa orang merayakannya, pun tidak ketinggalan membuat resolusi-resolusi baru untuk satu tahun ke depannya.
Bagaimana dengan dirimu sendiri?
Mungkin sudah 3x aku menuliskan resolusi di secarik kertas. Tapi entah mengapa selalu hilang begitu saja. Seperti tidak niat saja. Setiap akhir tahun, aku hanya bisa menerka-nerka target apa yang sudah tercapai dan apa saja yang belum.

Di mulai awal Januari 2018 ini, aku ingin memperbaiki hal yang belum baik dan tentunya ingin lebih banyak bersyukur.
2017 menjadi tahun aku kembali berkumpul bersama keluarga intiku, ayah, mama, 2 adikku, bahkan sudah kembali satu kota dengan kakakku yang dulu menghabiskan waktunya bertahun-tahun di Jambi.
Di tahun 2017 pula, Allah mengizinkan aku mendapatkan keponakan, namanya Muhammad Khalif Al-barraq. Kehadiran seorang bayi selalu meneduhkan, tak hanya bagi orang tuanya. Senyumnya, kesehatannya adalah hal yang terpenting bagi nenek dan kakeknya.
Di tahun 2017 pula, aku merasa baru lahir kembali di Kota Palembang. Setelah bertahun-tahun menghabiskan banyak waktu di Jakarta, aku kembali menghirup udara di Palembang dan menimati setiap rutinitas yang ada. Keluarga, perkerjaan, teman dan masyarakatnya.
Tahun 2017 juga menjadi tahun dimana aku lebih banyak kenal dengan orang-orang yang berkecimpung di dunia komunitas di kota Palembang. Rasanya haru, senang dan bangga, ternyata pemuda dan masyarakat Palembang sudah banyak memilih untuk menunjukkan aksi. Tidak mementingkan diri sendiri, tapi mempertontonkan aksi peduli. Ya walaupun tidak semuanya, tapi setidaknya selalu ada harapan. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan bergerak dan peduli?
Dengan memegang acuan "Sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain".
Dengan keyakinan bahwa membantu orang adalah sedekah, dengan keyakinan bahwa kebaikan yang kita lakukan memberikan keberkahan di perjalanan hidup kita nantinya.

Well, kembali lagi dengan resolusi di tahun 2018. Berikut list-list yang ingin ku capai di tahun 2018.
1. Konsisten menggunakan kaos kaki.
Kaki itu termasuk aurat wanita yang harus ditutup. Termasuk pake gamis atau rok, no jeans anymore. Yang jilbabnya perlahan di ulur menutup dada.
2. Memperbaiki ibadah sholat.
Sholat 5 waktu di awal waktu. Ini proses. Jika belum bisa konsisten di awal waktu, setidaknya jika waktu shubuh pukul 04.30. Paling lambat aku harus sholat pukul 05.15, BUKAN pukul 05.30 apalagi pukul 06.00. Dan lain-lainnya.
Jangan lupa zikir setiap habis sholat dan lantunkan sholawat untuk baginda Nabi Muhammad SAW.
3. Sholat sunah.
Istiqamah Sholat sunah sebelum shubuh, sholat dhuha setiap hari (minimal 4 rakaat) dan lebih banyak sholat tahajud.
4. Puasa Sunah Senin dan Kamis. (Semoga, bayar hutang yang tahun kemarin dulu :()
5. Istiqamah baca qur'an dan terjemahannya (minimal 1 lembar 1 hari). Ini bisa dilakukan setelah sholat 5 waktu.
6. Istiqamah sedekah (minimal 50 rb setiap bulan).
7. Konsisten Nabung dan ga diambil dalam jangka minimal 1 tahun.  ( :() 
Semoga bisa nabung tahun ini di Bank Syariah atau celengan sendiri, minimal tiap bulannya 200 ribu.
8. Lanjut kuliah S2 di Salah satu Universitas Negeri di Indonesia. (UNSRI gitu?).
9. Menikah (ini sih jadi harapan terbesar perempuan kelahiran tahun 89-95, mungkin ya). Semoga bisa dapat laki-laki yg sholeh, yang ngerti agama, yg sholat dan ngaji, yang akhlaknya baik, yang perkeja keras, yang sabaran (gak gampang marah). Agak trauma sih sama yang suka marah2. Yang gak perokok kalo bisa. Yang lebih tinggi badannya dari aku kalo bisa. Amiinn Allahhumma Amiinn.
10. Kurangi banyak2 GHIBAH :'( (kadang agak sulit kalo gak ngomongin orang lain, walaupun dengan dalih biar jadi pelajaran buat kita atau dengan dalih, kan kesel sama sifatnya, kok bisa sih. Apalah itu, kurang-kuranginlah :').) 
11. Karir (?)
Hmmm. Aku orangnya gak neko-neko, pengennya sih ngajar di Sekolah Islam yang standarnya nasional plus. (banyak manfaatnya kalo jadi guru di Sekolah Islam :))
Jadi mau pindah dari tempat yang sekarang? Hmm belum tau. Tapi belum tentu juga pindah..Masih aman-aman saja atau mungkin berubah haluan mau bisnis makanan? :D
Ngikutin alur aja kalo karir. Ga terlalu berantusias dan biarkan jadi rahasia. Hhi.
12. Ngeblog (Nulis apapun temanya, minimal 1 bulan 1x, inginnya 1 minggu 1 postingan di blog).
13. Jalan-jalan ke kota Jogja ( pengen buanget), kota lainnya? Terserah sih. Yg penting jogja dulu tahun ini!
14. Dewasa dalam menyikapi masalah yang hadir, lebih sabar, kalau lagi emosi lebih baik diam dahulu, dan lebih banyak bersyukur atas segala nikmat atau ujian yang Allah berikan. Selalu berusaha untuk memelihara hati dari rasa marah, iri, ataupun riya.
Sabar, Ikhlas dan Syukur.

Eh kayaknya gak ada target "body goals" ya.. Haha.. Target tiap tahun yang hanya keinginan, tapi usahanya sedikit sekali 😂😂. Ini biarkan waktu saja yang menjawab (walaupun selama ini waktu selalu menjawab bahwa jarum timbangan semakin ke kanan dari tahun ke tahun :')). 
Kali aja kan bisa turun 5-10 kg di tahun 2018 ini. (teteup) 😂😂😂
Yang terakhir rasanya ingin mewujudkan keinginan Mama untuk ibadah Umrah. Dan sebenernya mama belum bisa lancar mengaji. Semoga aku bisa mengajarinya dengan konsisten setiap hari. Minimal 1 minggu sekali (jangan sok sibuk kamu y bel :'().

Semoga harapan-harapan baik itu bisa segera terwujud di tahun 2018.
Allah, selalu beri hambamu ini tuntunan dan hidayah untuk selalu memperbaiki ibadah kepadamu. Tuntunan untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam berhubungan dengan sesama Manusia. Tuntun aku untuk menjadi anak yang berbakti kepada orang tua, yang menyenangkan dan menenangkan hati orang tua.
Tuntun aku untuk tidak silau dengan harta, tahta dan segala isi dunia, tuntun aku, keluarga dan keturunan kami nantinya untuk menuju Surga-Mu.
Amiinn Allahhumma Amiinn..

Hello 2018, I'm ready.
Bismillah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar